Latest News

MCCC Buleleng Ditunjuk untuk Menangani Jenazah Muslim Covid-19 yang Menjalani Isolasi Mandiri

1 month ago Post

Menurut data RSUD Kab Buleleng pada tanggal 13 Juli 2021, terjadi kenaikan angka kematian. Peningkatan tersebut sebesar 49 % dibandingkan dengan 6 bulan sebelumnya.

Dengan meningkatnya kasus kematian dan adanya pasien yang menjalani Isolasi Mandiri, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Buleleng ditunjuk untuk menangani Jenazah Muslim yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) khususnya yang ada di wilayah kabupaten Buleleng.

Pada hari Sabtu (24/07) siang, Tim Kamboja Muhammadiyah Buleleng mengikuti pelatihan Pemulasaran Jenazah yang diadakan di Posko Terpadu Penanggulangan Covid-19 Kab. Buleleng yang bertempat di kantor BPBD.

Pelatihan diberikan langsung oleh Dokter Forensik RSUD Kab Buleleng, dr. Klarisa, Sp. FM, pada pelatihan tersebut, beliau memaparkan mengenai dasar hukum dan tata laksana jenazah Covid-19 yang menjalani Isolasi Mandiri.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa jenazah Covid-19 dapat menular virusnya melalui cairan tubuh dipermukaan melalui tekanan pada jenazah. Melihat hal tersebut, beliau menghimbau agar para relawan meminimalisir kontak dengan jenazah.

Dalam penggunaan alat pelindung diri berbeda di tiap langkah penatalaksanaan pasien maupun jenazah. Kegunaan berbeda-beda, harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsinya. Tim evakuasi/pemakaman menggunakan masker bedah, sarung tangan panjang dan baju kerja.

Tata laksana pemakaman jenazah khusus protokol Covid-19 dilaksanakan untuk melindungi yang hidup dari kemungkinan tertular serta agar jenazah diperlakukan sebaik mungkin tanpa meniadakan penerapan syariat Islam.

Terakhir, beliau menyemangati para relawan yang tergabung dalam Tim Kamboja Muhammadiyah Buleleng

"Tetap semangat para relawan, karena adanya relawan sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam membantu dalam menghadapi pandemi ini dan melindungi masyarakat yang masih hidup" ungkapnya penuh semangat.

Related Post