Latest News

Milad IMM Ke 57. IMM Buleleng : Menjadi Kader yang Dikenang

4 months ago Post

Kegiatan puncak Milad IMM ke - 57 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Buleleng mengusung tema "Milad IMM 57, IMM Buleleng Bisa Apa?" Yang berlangsung di Kopi Ikhlas Singaraja, Ahad (21/03/2021).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ayahanda M.Ali Susanto, Ketua DPD IMM Provinsi Bali Samsul Arifin, Forum Keluarga Alumni, dan Pimpinan Komisariat Ganesha Buleleng.

Ketua Umum PC IMM Buleleng Damurrosyi Mujahidain dalam sambutannya menyampaikan bahwa "tidak ada kata punah dalam ber-IMM, bahkan tidak akan pernah putus sampai mati sekali pun. Tanamkan semangat juang serta kecintaan itulah yang harus ditinggikan dan dibentuk oleh kader IMM sejati."

Setelah penyampaian Ketua Umum PC IMM Buleleng, kemudian diisi dengan tausyiah yang dibawakan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ayahanda M.Ali Susanto. Dalam tausyiah tersebut beliau berpesan bahwa "berjuang merupakan sebuah kewajiban. Apalagi dalam sebuah ikatan tentu kita tidak terlepas dari yang namanya "berjuang". Muhamamdiyah mengajarkan bahwa kita bergerak lebih memilih jalan "moderat" ada manis, ada pahit, di sanalah nikmatnya dalam berjuang. Menjadi seorang aktivis itu harus idealis tetapi tidak lupa juga harus realistis. Agar IMM tidak menjadi "Menara Gading" yang terlihat seru tetapi tidak menghasilkan apa-apa. Jadilah kader yang selalu tetap dikenang dengan amal-amal yang telah dilakukan."

Harapan besar IMM Buleleng kedepannya agar IMM terus menjadi organisasi yang selalu tidak lupa dengan makna trilogi IMM yaitu Religiusitas, Humanitas, dan Intelektualitas.

IMM bukan hanya sebuah euforia, IMM bukan hanya sekadar nama, tetapi IMM adalah nyawa.

Related Post