Latest News

Kabupaten Buleleng Terima 7.440 Vial Vaksin Corona

5 months ago Post

Singaraja - Vaksinasi tahap pertama segera akan dilakukan di Buleleng. Jika tidak ada halangan, sebanyak 7. 440 vial vaksin akan tiba di Buleleng pada hari ini, Selasa (26/1). Vaksin Covid-19 ini akan disimpan di Depo Farmasi milik Dinkes Buleleng yang ada di wilayah Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa menjelaskan, ribuan vaksin akan dibawa ke Buleleng dengan mengikuti prosedur tetap (protap) yang ditetapkan Polda Bali.

"Kami sudah berkoordinasi dengan polisi dan Satpol PP untuk pengawalan, sesuai dengan protap Polda Bali atas dasar surat Dinkes Bali," kata Suyasa,

Ribuan vial vaksin akan langsung disebarkan ke Puskesmas, fasilitas kesehatan yang memiliki cold chain (sistem dan alat-alat penyimpanan vaksin termasuk pendingin).

"Sebanyak 4000 vial disimpan, dan sisanya disebar ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang memiliki cold chain. Bagi yang tidak punya, tidak bisa mengambil. Maka dari itu, sisanya harus disimpan di Depo Farmasi," imbuhnya.

Suyasa menambahkan, vaksinasi tahap pertama di Buleleng rencananya dilakukan Rabu (27/1) di Puskesmas. Teknisnya, bagi rumah sakit atau fasilitas kesehatan (faskes) yang melakukan vaksinasi, namun tidak memiliki cold chain, maka dipastikan harus mengambil vaksin di Depo Farmasi pagi harinya, untuk keperluan vaksinasi pada hari tersebut.

Disinggung terkait daftar penerima vaksin, Suyasa mengaku masih dalam proses validasi. Data penerima sangat fluktuatif karena mengikuti kriteria dengan ketat. Lanjutnya, meskipun calon penerima merupakan tenaga kesehatan, namun jika memiliki komorbid yang berat, maka dipastikan tidak bisa divaksin. Kecuali, punya komorbid terkontrol.

Selanjutnya, meskipun sudah tercatat sebagai penerima vaksin, tapi jika terkonfirmasi positif, maka dipastikan tidak jadi menerima vaksin. Selain itu, kondisi kesehatan calon penerima vaksin juga akan dilakukan pengecekan ulang.

"Jadi, belum bisa disampaikan terkait angka pasti penerima vaksin karena akan sangat ditentukan oleh kondisi di lapangan saat hari pelaksanaan vaksinasi," jelasnya lagi.

Selain nakes, sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Buleleng juga akan divaksin. Jumlahnya mencapai sepuluh orang. Daftar penerima vaksin dari pejabat pun mengikuti kriteria ketat, yakni dengan rentang usia 18 tahun sampai 59 tahun dan tanpa komorbid berat. Selain pejabat di lingkungan Forkopimda, ada tokoh masyarakat juga yang menerima vaksinasi pada tahap pertama ini.

"Tentu harus ditentukan sesuai kriteria, diluar itu maka tidak bisa misalnya ada punya hipertensi. Kalau saat itu terkontrol, ya bisa dilakukan vaksinasi. Kalau sedang tinggi, tidak terkontrol, ya tidak bisa divaksin. Akomodasi pengambilan vaksin sudah disiapkan oleh Dinkes Buleleng. Tempat vaksinasi tinggal memilih saja," pungkas Suyasa. (bx)

Related Post