Latest News

Prof Abdul Mu’ti Memutuskan Tidak Bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju

7 months ago Post

Nama Profesor Abdul Mu’ti yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sempat beredar di sejumlah grup WhatsApp sebagai salah satu calon wakil menteri yang bakal dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (24/12/2020).

Namun, saat pelantikan menteri dan wakil menteri pagi ini, Abdul Mu’ti tidak nampak. Melalui akun Twitter-nya, Abdul Mu'ti menjelaskan alasan namanya hilang dari daftar wakil menteri.

"Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri," katanya, dikutip Rabu (24/12/2020).

"Saya merasa tidak akan mampu mengemban amanah yang sangat berat itu. Saya bukanlah figur yang tepat untuk amanah tersebut," katanya.

Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa ia sempat dihubungi oleh Mensesneg Pratikno dan Mendikbud Nadiem Makarim, dirinya memang sempat menyatakan bersedia bergabung jika diberi amanah.

‘’Setelah mengukur kemampuan diri, saya berubah pikiran. Semoga ini adalah pilihan yang terbaik,’’ imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Anwar Abbas, Ketua PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa Abdul Mu’ti diminta agar fokus mengurus Muhammadiyah sehingga tidak menerima tawaran dari Jokowi untuk menjadi wamen.

"Diminta untuk fokus ngurus organisasi. Bukan ditolak ya, cuma tidak diambil," ujarnya

Related Post